>> pantang maut sebelum ajal

10 April 2009

1_252361459l.jpg

TNI bilang:
kami ini generasi yang jika kalah dicaci, menang tak dipuji.

Shoutul Harokah (shouhar) dalam “Gelombang Keadilan” bilang:
generasi baru yang tlah dinanti tu tak takut dicaci dan tak gentar mati.

Izzatul Islam (izzis) dalam “Jejak” bilang:
Gunung tinggi menjulang
Samudera luas membentang
Adalah lahan peneguhan

Hutan rimba
Padang gersang
Jadi ajang pembuktian

Hujan badai
Terik panas kerontang
Pasti ’kan hiasi perjalanan

Saat langkah telah diayunkan
Pantang surut ke belakang
Hingga sampai ke tujuan

Bertahanlah dan bersiap-siagalah!
***
Ya udah, kalo gitu saya bilang:
tunaikan tugas suci, raih kebahagiaan hakiki!
Berbenah langkah, berbekal sejarah.
Laksana pasukan pemanah nan setia, tidak meninggalkan posnya.

Entry Filed under: Uncategorized. .



2 Comments Add your own

  • 1.    okta  |  June 17th, 2009 at 1:10 pm

    Ada yg lebih ikhlas lagi pak…. para aparat intelijen kita… pengorbanan anggota intelijen besar sekali. bisa dikatakan bahwa anggota BIN dianggap tidak memiliki identitas (mati). Intelijen yang efektif akan membuahkan hasil yang masksimal. semaksimal apapun hasilnya masyarakat tetap akan menilai bahwa intelijen kita mandul…
    seperti mottonya:
    berhasil tidak dipuji…
    gagal dicaci maki…
    hilang tidak dicari…
    mati tidak diakui…
    pada ahirnya, semua akan hilang tertiup angin…. wusssss….!!!
    Intel; Velox et Exactus!!!!

  • 2.    hidden_lion  |  July 26th, 2009 at 6:39 am

    lapan anam.. ^_^

Leave a comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

April 2009
S M T W T F S
« Jan   May »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Recent Posts

Jejak Pemerhati (bc: komentator)

Archives

Meta