Yang Sedang Kurindukan

14 January 2008

Jiwa-jiwa yang sedang kurindukan: heroik sejati sepanjang masa dunia akhirat pokoknya abadi dan sejati lah, bukan  khayalan dan fatamorgana, asli…pengin bangets..!!!!

  • Sa’ad bin Abi Waqqash r.a.

Singa yang menyembunyikan kukunya. Salah satu dari 10 sahabat
Nabi SAW yang dijamin masuk surga. Kenal lebih jauh setelah pegang
kelompok mentoring AAI (asistensi agama islam) di kampus dulu.
Kelompoknya dikasi nama beliau r.a.

  • Hudzaifah r.a.

Sang penjaga rahasia Nabi SAW. Pentholan alias biangnya para intelijen ulung. Detektif tulen yang berhasil memetakan siapa saja yang setia dan siapa saja yang berkhianat. Database para munafik pun berhasil disusun dengan akurasi dan presisi tingkat tinggi. Tatkala yang lain hanya tahu keutamaan amal shalih dengan bertanya "apa yang bisa menjaganya?", beliau r.a. mengetahuinya dengan bertanya "apa saja yang bisa merusaknya?".

  • Bara’ bin Malik r.a.

Sang pemburu jannah (surga). Lelaki perkasa ini tidak lain adalah saudara dari Anas bin Malik r.a, khodim
Rasulullah SAW. Keberanian dan keperkasaannya di medan laga sudah sudah tidak
diragukan lagi. Pernah dalam satu perang tanding beliau berhasil menghabisi
seratus jagoan dari kaum kafir. Baginya, memasuki jannah dengan mati syahid
adalah dambaan yang selalu dicarinya. Karena itu, sejak perang Uhud, beliau tidak
pernah absen menyertai Rasulullah SAW dalam setiap pertempuran.

Ketika
Abu Bakar r.a berkuasa, banyak terjadi pembangkangan, antara lain pembangkangan
Musailamah Al Kadzdzab yang mengaku sebagai nabi. Segera Abu Bakar memberangkatkan pasukan menggempur pasukan Musailamah yang tangguh.

Pertempuran antar dua pasukan pun terjadi
dengan serunya di Yamamah. Bara` r.a., seperti biasanya segera mengamuk menebas
setiap musuh yang berada di dekatnya. Namun, kekuatan musuh yang cukup solid
hampir membuat semangat tempur kaum muslimin mengendor. Segera Bara’ berteriak
dengan suara yang lantang, " Wahai manusia! Demi Allah, tidak ada lagi bagiku
Madinah..! yang ada hanyalah jannah!". Lalu beliau pukul kudanya melesat menyerbu
ke tengah-tengah kumpulan musuh. Melihat hal itu, sontak semangat kaum muslimin
kembali bangkit dan segera menyusul Bara’ menggempur musuh dengan satu tekad,
mati menuju jannah. Akibatnya pasukan Musailamah terdesak dan mundur memasuki
benteng pertahanannya.

Untuk membobol pintu benteng, Bara’ berinisiatif
agar kawan-kawannya melemparkan dirinya melewati atas benteng kemudian nanti
beliau yang akan membuka pintunya. Sungguh, suatu keberanian yang luar biasa.
Usul itu pun dilaksanakan. Setelah beliau berhasil masuk, segera pintu benteng
dibukanya setelah sebelumnya harus menghabisi sepuluh nyawa pasukan penjaga
benteng. Bagaikan air bah pasukan muslimin segera memasuki benteng dan
menghabisi perlawanan Musailamah sang pendusta. Pada peperangan ini, Bara’ harus
merasakan lebih dari 80 luka akibat serangan lawan.

Kali lain, Bara’ telah
berada dalam pertempuran lain pula, perang dengan pasukan penyembah api, satu
di antaranya adi daya kekafiran saat itu, pasukan Persia dengan segala
perlengkapannya. Perang pun berkecamuk dengan dahsyatnya. Pasukan Persi
ternyata menunjukkan kelasnya sebagai pasukan elit. Mereka berhasil mendesak
tentara muslimin. Maka orang-orang pun berkata kepada Bara’ bin Malik, " Wahai
Bara’, sesungguhnya Rasulullah pernah bersabda kepadamu, sesungguhnya jika
engkau memohon kepada Allah SWT, pasti Dia mengabulkan, maka berdo`alah
kepada-Nya untuk kehancuran musuh ". Bara’ lalu berdoa memohon kehancuran
pasukan musuh dan agar dirinya mendapat syahid bertemu dengan Nabi-nya yang
mulia. Allah mengabulkan doanya sehingga kaum muslimin berhasil melumpuhkan
lawan, dan Bara’ pun memperoleh apa yang selama ini dicita-citakannya, syahid
di jalan Allah. Bara’ …betapa wangi merah darahmu…kami pun rindu menyusulmu.
Wallahu a`lam.
(Disarikan dari Shifatu Ash-Shofwah dan Rijal
Khaula Rasul).

sumber : Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia

  • Mush’ab bin Umair r.a.

Negosiator ulung, duta besar alias delegasi ter-TOP BGT, yang memiliki dua sayap. Insan idola yang meninggalkan hingar bingar popularitas dan segala bentuk kemanjaan. Memilih berjuang bersama insan termulia sepanjang zaman. Penjunjung dan penegak panji islam hingga kedua lengannya ditebas musuh, sampai..syahid menjemputnya.

Kisah beliau benar-benar membuatku terharu biru sampai nangis-nangis beneran. Coba kalian baca yang ini atau yang ini atau yang ini nih, pokoknya keren semua…

  • Ustadz KH Rahmat Abdullah

Kalian searching aja sendiri. Beliau adalah pribadi yang begitu mempesona.

 

Entry Filed under: Uncategorized. .



3 Comments Add your own

  • 1.    hidden_lion  |  January 14th, 2008 at 5:01 pm

    O,TrueHeroes…i love u all coz Allah only,really.

  • 2.    utamiutami  |  January 12th, 2009 at 5:52 am

    aku rindukan khadijah.. yang kasih sayangnya menentramkan..
    aku juga rindukan aisyah yang smart dan pemberani..
    fatimah wanita yang tabah.. tapi aku tidak solehah.. apa aku bisa bertemu mereka???

  • 3.    hidden_lion  |  July 26th, 2009 at 6:37 am

    bismillah, moga bisa solehah ^_^

Leave a comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

January 2008
S M T W T F S
    Sep »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Recent Posts

Jejak Pemerhati (bc: komentator)

Archives

Meta